Kegiatan diawali dengan Doa Bersama untuk SAS, sebagai bentuk pengharapan agar seluruh program, proses pembelajaran, serta kegiatan SAS diberikan kelancaran, perlindungan, dan keberkahan. Momen ini menjadi waktu refleksi bagi siswa dan pembina untuk menyatukan niat, memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan rasa kebersamaan sebelum memasuki rangkaian acara berikutnya.

Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Jumat Curhat bersama Pak Janoko, seorang anggota kepolisian yang menjadi mitra pembinaan di sekolah. Dalam sesi ini, siswa diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, serta keluhan terkait kedisiplinan, keamanan, dan lingkungan sekolah. Suasana yang santai namun terarah membuat diskusi berjalan terbuka dan nyaman.

Pak Janoko memberikan arahan, edukasi, serta pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan berperilaku positif, sehingga terbangun hubungan yang lebih dekat antara siswa dan pihak kepolisian. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap tercipta lingkungan belajar yang aman, komunikatif, dan mendukung perkembangan karakter siswa.